Sehingga sebagian besar jemaah harus ridha berpanas-panasan. Termasuk Mahdi, pria paruh baya yang berasal dari Iran itu. Mahdi rela bermandi sinar Matahari dan menolak dipayungi. Dia menyalami GATRA usai shalat Jumat, dan menanyakan apakah berasal dari Filipina.

Kami menjelaskan dengan bahasa Arab sederhana sebisanya, ana min Indonesia. “Saya dari Indonesia,” kata GATRA. “Oh, Andunusi,” kata Mahdi. Kami pun menanyakan nama dan asal pria itu. “Ma ismuka [Siapa namamu (laki-laki)]?” “Mahdi,” katanya. Dan dia mengatakan berasal dari Iran.

Mahdi adalah satu diantara ribuan jemaah yang rela berpanas-panasan di rooftop. Selain itu masih banyak jemaah yang shalat di serambi masjid karena tidak kebagian tempat di dalam masjid. Askar (tentara penjaga) akan menutup masjid jika sudah penuh. Dan jemaah yang baru datang harus ridha shalat di serambi atau di atap masjid.

Masjid Nabawi memiliki luas sekitar 400 ribu meter persegi dan dapat menampung hingga 1 juta jemaah. Masjid ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas megah, seperti Kubah Hijau, Menara Bilal, dan serambi yang luas berpayung raksasa.

Nah, pertanyaannya apakah Syaikh Ahmad akan membaca surat pendek di Shalat Jumat besok? Dengan Indonesia yang tidak begitu terik, apakah surat pendek masih menjadi pilihan? Mengingat daya tampung masjid Istiqlal yang hanya 200.000, kemungkinan jemaah luber dan berpanas-panasan masih mungkin. Dan surat pendek ala jumatan di Masjid Nabi pun masih layak diterapkan.

Laman: 1 2 3

Tinggalkan komentar

Sedang Tren