
Kairo, Sketsakini.com- Arkeolog Mesir baru saja buka lowongan kerja 4.000 tahun yang lalu, dan CV-nya ketemu.
Lokasi: Saqqara, Nekropolis Bubasteion. Kuburan elit zaman Old Kingdom, masa piramida masih kinclong baru jadi.
Pemiliknya: Sekhentiu-Ptah. Atau Sakhnetio-Btah, tergantung lidah. Jabatannya? Ini yang bikin HRD zaman sekarang minder:
- Keeper of the King’s Secrets — penjaga rahasia kerajaan, alias pembisik resmi Firaun.
- Pengawas dokumen kerajaan.
- Pengawas pekerjaan raja.
- Kepala juru tulis.
- Bendahara istana.
- Imam Dewi Maat.
- Pengawas perpustakaan kerajaan.
Kalau di kantor sekarang, dia itu merangkap Sekretaris Negara + Kepala BIN + Dirjen Pajak + Rektor Universitas + Ketua MA. Satu orang. Lembur terus, makanya mati.
Makamnya ditemukan tim Mesir sendiri, bukan Indiana Jones. Di dalamnya ada yang sangat Mesir banget: false door — pintu palsu.
Bukan buat ngerjain maling. Ini pintu simbolik, gerbang beneran menuju alam baka. Arwahnya bisa keluar masuk lewat situ, kayak pintu kos yang cuma bisa dibuka pemiliknya. Di depannya masih lengkap: meja sesajen, baskom pemurnian, piring persembahan — masih di posisi asli setelah 4.000 tahun. Bayangin kamu naro gelas kopi 4.000 tahun, masih di situ.
Ditambah: 100+ patung ushabti (asisten gaib buat kerja di akhirat — jadi di akhirat pun dia bawa staf), patung elang kayu, tiga sarkofagus batu yang masih tersegel rapat.
Ironisnya? Beberapa bagian sudah dijarah maling kuno. Bahkan 4.000 tahun lalu, tukang ngintip rahasia kerajaan juga rahasianya diintip maling.
Kementerian Purbakala Mesir bilang: penemuan ini penting karena kita bisa lihat cara orang penting zaman itu menyiapkan kematian dengan sangat rapi. Tidak asal kubur.
Kita di 2026 pusing mikirin password email, dia di 2.500 SM pusing jaga rahasia dekrit Firaun. Kita takut histori chat dibaca orang, dia bikin pintu palsu supaya arwahnya saja yang bisa baca.
Sekhentiu-Ptah akhirnya ketemu lagi. Setelah 4.000 tahun pensiun sebagai pembisik, sekarang dia yang dibisik-bisikkan para arkeolog.




Tinggalkan komentar